Slider Background

Tentang Enting-enting Oleh Oleh Dari Salatiga Jawa Tengah

Senin, 05 Desember 2016

Tentang Enting-enting Oleh Oleh Dari Salatiga Jawa Tengah

Jual Tepung kentang Jakarta | Hari ini teman kerja baru saja pulang dinas dari pabrik di kota Salatiga, Jawa Tengah untuk supply tepung kentang  dan di kasih kita oleh-oleh khas kota Salatiga yang bernama Enting-enting Gepuk cap Rumah

Enak rasanya dan manis.  Buat temen pembaca blog yang ada temenya orang Salatiga silahkan dipalak aja oleh-olehnya dari sana yaitu Enting-enting karena enak banget nih oleh-oleh buat cemilan dikala kita sedang bekerja. 

Nah buat yang penasaran dengan Enting-enting Gepuk ini ada foto  oleh-oleh nya . 

 

Enting-Enting Oleh-oleh khas Salatiga Adalah:

Salah satu makanan khas Kota Salatiga hasil home industri dengan bahan baku kacang dan gula adalah Enting-enting Gepuk. Disebut gepuk karena memang saat pembuatannya digepuk. Untuk pusat industrinya terletak di Dukuh Kalioso, Nanggulan dan beberapa daerah di wilayah Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir. Makanan khas ini dibuat dari kacang tanah yang digepuk tidak sampai halus akan tetapi masih kasar dan dipadu dengan manisnya gula.

Penemu dan pencipta enting-enting gepuk 

yang pertama kali adalah Khoe Tjong Hok yang berasal dari Fukkian, China. Dibuatnya sekitar tahun 1920-an di klenteng Hok Tek Bio, Salatiga, Jawa Tengah. Sampai pada tahun 1960-an enting-enting tersebut masih belum memiliki merk dan packaging penjualannya hanya dengan dibungkus dengan kulit jagung yang dikeringkan (kelobot). Distribusinya pun hanya ke pasar dan kampung- kampung. Kemudian pada awal tahun 1960-an, enting-enting ini mulai dibungkus dengan menggunakan kertas khusus dan diberi cap Klenteng (karena Khoe Tjong Hok merupakan juru kunci di klenteng Hok Tek Bio atau yang berarti Biara Dewa Bumi).

Enting-enting ini lalu dijual di toko oleh-oleh Salatiga. Toko ini pertama kali dibangun oleh Khoe Tjong Hok pada tahun 1971 lalu diteruskan oleh generasi kedua yaitu Khoe Djioe Nio). Enting-enting ini merupakan panganan yang sekunder di dalam masyarakat lokal. Biasanya penduduk lokal (masyarakat Salatiga) hanya membeli enting-enting untuk suguhan tamu, atau sebagai oleh-oleh bila keluar kota.
« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar

Posting Komentar